RAHASIA pengobatan kanker Efektif,
Murah & Tanpa Rasa Sakit
"Obat Kanker Alami yang efektif mengobati kanker tanpa rasa sakit dan biaya murah?" Apakah itu mungkin? Jawabannya adalah YA & MUNGKIN !
Bila keluarga Anda menderita kanker, aminkanlah kalimat diatas. Alam Indonesia yang kaya mengandung berbagai tanaman obat yang dapat digunakan secara efektif sebagai obat kanker alami (herbal kanker)
Berbagai jenis tanaman obat yang dikenal sebagai obat kanker antara lain : keladi tikus, mahkota dewa, temu putih, benalu teh, buah merah, dll
Peran utama tanaman obat ini adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain untuk melokalisir sel-sel kanker sehingga tidak menyebar dan lebih mudah diangkat. Karena sifatnya herbal dan bukan kimia, maka obat kanker alami ini memiliki keunggulan yaitu tidak menimbulkan kerusakan pada jaringan tubuh yang sehat serta relatif aman dikonsumsi (bahkan dalam jangka panjang). Selain itu juga murah biayanya.
Seiring dengan gerakan back to nature, kini kalangan medis pun banyak menganjurkan penggunaan obat kanker alami ini sebagai terapi komplementer bagi proses penyembuhan kemoterapi, radioterapi ataupun pembedahan.
Agar efektif, penggunaan obat kanker berupa ramuan herbal ini harus dibarengi dengan pola makan sehat dan hidup bebas stress. Menghindari konsumsi makanan berlemak yang digoreng ataupun dibakar serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran akan sangat membantu proses penyembuhan.
Manfaat dan kegunaan tanaman obat bagi para penderita kanker tidak diragukan lagi. Namun yang menjadi kendala utama adalah supply-nya. Bagi kaum awam, tidak mudah mencari dan menemukan tanaman obat disekitar kita.
Sebagai alternatif, kini telah tersedia berbagai produk ramuan racikan para herbalis ataupun produk-produk tunggal dengan berbagai merk di pasaran.
Produk Obat Kanker Herbal mana yang harus DIPILIH ?
Semoga tips berikut ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari Herbal untuk kanker yang berKUALITAS :
* Komposisi: ramuan tersebut terdiri dari jenis tanaman obat apa saja
* Kemasan: apakah hyegenis & proses pembuatannya benar.
* Lama produk beredar di pasaran: semakin lama beredar biasanya semakin teruji kualitasnya
* Kesaksian(Testimony) pemakai: banyaknya testimony meningkatkan kepercayaan akan khasiat produk
* Perusahaan atau herbalis: reputasinya
* Produk terdaftar di Badan POM
penulis: Sitawati - pemerhati tanaman obat Indonesia Source: www.cancerhelps.com
Perangi kanker dengan metoda dari Cancerhelps 1. Berikan komitmen total untuk memerangi penyakit kanker
2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.
3. Konsumsi herbal (Typhonium Plus)
4. Pola makan yang benar.
5. Hidup bebas stress.
Ketika kita berpikir tentang perang, yang uncul langsung dalam pikiran kita adalah Vietnam. Kekuatan Amerika bertempur di medan perang dengan segala peralatan senjata yang paling canggih, kekuatan, teror uang dan kepandaian, bersatu dalam perang untuk menang. Orang-orang Vietnam dengan senjata yang sangat sederhana dan menyembunyikan diri mereka di ruang bawah tanah untuk menghindari kekuatan Amerika. Dunia mengetahui bahwa Vietnam-lah yang memenangkan pertempuran!
Barangkali, memerangi kanker juga seperti peperangan diatas?. Dengan pembedahan, radioterapi, kemoterapi, dll adalah lebih maju dan canggih, dengan menggunakan kekuatan sinar. Sel-sel kanker hanya musuh kecil yang muncul dan berada di sekitar aliran darah yang nantinya menyerang sel-sel lain yang masih normal pada jaringan tertentu di dalam tubuh. Bisakah pengobatan yang luar biasa ini menghancurkan semua sel-sel kanker sekaligus tanpa menghancurkan sel-sel yang masih normal tersebut, misalnya anda dan sistem kehidupan anda.
Strategi kami dalam memerangi kanker, seraya kami juga memberitahu anda untuk mencari bantuan pengobatan modern, kami juga merasa anda sebaiknya menggunakan cara pengobatan tradisional (mengkonsumsi Typhonium Plus). Menurut kami, anda perlu membantu tubuh anda untuk membangun dan membangun kembali sebuah sistem kekebalan di tubuh anda. Izinkan sistem pertahanan tubuh anda menghancurkan atau memerangi sel-sel kanker. Berperang dari dalam! Kekuatan, kecanggihan senjata dari pengobatan modern mungkin tidak efektif secara total.
1. Komitmen total dalam memerangi Kanker
Ini adalah pertarungan anda, bukan kami. Kami hanya membantu anda dengan saran kami tetapi anda harus bertarung dalam peperangan anda sendiri. Sesungguhnya itu juga adalah pertarungan anda yang terakhir. Dan jika anda tidak memiliki semangat dalam pertarungan tersebut, tidak ada seorangpun yang dapat menolong anda.
Beberapa orang boleh berkomentar bahwa minum suplemen Typhonium Flagelliforme (Keladi Tikus) bisa berbahaya; secara pasti herbal ini tidak akan lebih buruk dari pada kemoterapi! Kadang-kadang mengkonsumsi herbal bisa membuat perut anda seperti dikocok, selama satu atau dua hari; kemudian anda menyerah! Jika anda merasa ragu untuk mengkonsumsi apapun, otak anda yang sudah merasa curiga akan mengirimkan sinyal yang curiga juga dan badan anda akan menanggapi/bereaksi secara negative.
Kami belum menemukan seseorang yang mengkonsumsi suplemen Typhonium Flagelliforme, misalnya, kemudian menderita efek samping yang buruk. Kami juga sadar bahwa sulit untuk mengubah sikap keras kepala atau sikap kurang percaya. Seorang teman sekaligus seorang dokter mengatakan makan herbal seperti makan rumput, seperti sapi. Jika anda memiliki pikiran negatif seperti itu, lantas, rancangan pertempuran ini bukan untuk anda! Anda sudah kalah sebelum bertempur.
2. Cari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya.
Jika anda mengidap kanker, kami menganjurkan untuk mencari petunjuk/saran dari medical practitioner yang dapat di percaya. Kami mempercayai bahwa peranan pengobatan modern juga jangan diabaikan, dan bersama ini kami juga menganjurkan bahwa anda perlu mencari yang terbaik dan menggunakan kedua pengobatan tersebut yaitu secara modern dan tradisional. Yang mungkin anda sudah ketahui, dokter memiliki beberapa pilihan untuk anda :
Operasi/pembedahan yaitu memotong dan mengangkat organ/jaringan yang terkena kanker.
Radioterapi/Penyinaran yaitu menggunakan sinar yang berenergi tinggi untuk menghanguskan dan membunuh jaringan disekitarnya.
Kemoterapi yaitu menyuntikan obat kimia beracun dengan harapan membunuh sel-sel kanker. Sayangnya cara ini juga dapat membunuh sel-sel anda yang masih normal dan melemahkan sistem kekebalan tubuh anda.
Di negara-negara maju, anda bisa menjalankan pencangkokan sumsum tulang. Dalam hal ini, dokter akan mencoba untuk membunuh semuanya di dalam tubuh anda dan menanamkan sebuah sistem kehidupan baru di dalam tubuh anda.
Jika semuanya ini gagal, dokter angkat tangan dan menyerah. Artinya, anda sudah sampai di jalan buntu. Dokter memulangkan anda ke rumah dengan menyediakan persediaan obat yang cukup, yaitu pembunuh rasa sakit atau morphine. Anda siap untuk menuju kematian. Mereka menyebutnya management palliative (pengobatan mengurangi rasa sakit)
Banyak dari mereka yang datang pada kita telah menjalani pengobatan seperti diatas. Dari pengalaman orang-orang diatas, kami menyimpulkan setidaknya ada dua type dokter. Pertama, ada dokter yang pengertian. Dia tahu dan mengakui pekerjaannya masih memiliki pengetahuan yang terbatas. Anda beruntung memilikinya sebagai dokter anda. Datanglah padanya untuk mendapatkan pertolongan. Dia mungkin tidak berkeberatan jika anda juga mengkonsumsi obat tradisional (herbal) sebagai suplemen.
Tapi ada juga dokter lain yang berpikiran pengobatan dia adalah yang terbaik..Tidak boleh ada herbal. Mematuhi cara pengobatannya secara ketat atau dia tidak akan membantu anda. Sikap dokter seperti penguasa ini sangat tidak menguntungkan pasien. Hindarilah dokter type ini sebisa mungkin. Pandanglah type yang pertama. Jika anda tidak memiliki pilihan dan harus menjumpai dokter seperti ini (penguasa), sederhananya, jangan biarkan dia mengetahui bahwa anda minum herbal. Kalau tidak ada masalah minum jus jeruk atau jus apel segar, anda tidak perlu kwatir untuk meminum jus yang berwarna hijau dari ekstrak herbal keladi tikus (Typhonium Flagelliforme) bukan?
3. Cara Alternatif pengobatan adalah menggunakan Herbal
Ada banyak herbal yang tersedia di pasaran untuk kanker. Anjuran dari kami untuk membantu mengobati kanker adalah dengan mengkonsumsi ramuan herbal seperti Typhonium Plus (www.cancerhelps.com)
4. Pola Makan yang benar dan Makanan Sehat
Dalam sebuah buku kecil, buku pasien pada kemoterapi yang diberikan oleh sebuah rumah sakit kanker, tertulis seperti dibawah ini: Q14. Apakah ada sejenis nutrisi khusus yang dianjurkan kepada saya untuk harus di konsumsi? Tidak ada makanan khusus yang harus anda konsumsi. Hal itu sangat penting untuk sebuah kebaikan-pola makan seimbang, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan tinggi protein….contoh dari makanan tersebut adalah yang mengandung banyak protein seperti daging, ikan, telur, susu, dll.
Masak dan sediakan makanan anda dirumah. Hindari makan di luar. Orang yang suka makan di luar, mungkin akan depresi dengan hal ini, tapi sekali lagi kami katakan tidak boleh makan makanan dari luar (makanlah makanan yang anda masak di rumah sendiri) jika anda ingin menang dalam peperangan terhadap kanker. Alasannya sangat sederhana, makanan yang anda peroleh dari luar, anda tidak mengetahui apa yang terkandung di dalam makanan tersebut; seperti minyak, garam, penyedap rasa (ajinomoto), dan bahan tambahan lainnya. Anda membutuhkan kehidupan dan bukan makanan untuk kematian.
Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak. Termasuk mentega/margarine, karena tidak baik untuk organ hati. Jika anda harus menggunakan minyak, gunakan minyak zaitun. Catatan: gula yang berwarna terlalu putih tidak bagus.
Kurangi mengkonsumsi daging. Terkadang menjadi sebuah pertanyaan, dimana saya memperoleh protein? Jawabannya sederhana, yaitu dari kacang-kacangan, gandum, dll.
Banyak mengkonsumsi sayuran, khususnya yang berwarna hijau. Untuk memperoleh nutrisi yang beranekaragam, konsumsilah berbagai jenis buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran. Sedapat mungkin, makan sayuran mentah atau dimasak tapi jangan terlalu lama.
Minum jus buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Mencuci seluruh bagian dalam tubuh (inner body) dengan cairan kehidupan, artinya anda butuh minum berbagai macam jenis jus. Misalnya wortel, seledri dan jus apel. Catatan: hanya satu gelas tidaklah cukup!
Konsumsi banyak buah-buahan segar, kalau hanya sepotong atau dua potong, bukan makan buah!
Hindari semua jenis makanan yang dikalengkan. Untuk beberapa orang, mengkonsumsi buah-buahan segar atau jus adalah sesuatu yang kurang praktis – mengupas, mengekstrak/memblender, mencuci, dll. Yang nyaman dilakukan adalah mengambil makanan yang sudah dikalengkan atau dibotolkan. Hentikan itu semua! Anda hanya akan membunuh diri Anda.
Jika anda tidak menerapkan pola makan seperti dianjurkan diatas, janganlah gelisah, dan adakan perubahan secara perlahan-lahan. Anda akan segera melakukan pola makan seperti itu. Perubahan pola makan seperti ini hampir menyeluruh di kalangan orang kaya, daging yang lezat menggoda para vegetarian. Tapi jangan mengeluh, kerajaan cina kuno menemukan makanan kesehatan tidaklah salah!
5. Hiduplah Tanpa Stress
Pada sebuah buku "Imperial Secrets of Health and Longevity" yang dituliskan oleh Bob Flaws, orang barat tidak mengetahui bagaimana hidup sehat.…sepanjang pasien tidak makan dengan pola yang benar, dan hidup secara seimbang, mereka tidak akan sembuh atau akan sakit.
Secara ringkas mengenai Hidup Sehat, pepatah cina mengatakan:
"untuk umur panjang, lakukan sesuatu tidak berlebihan, dan hidup bebas stress."
"Kemarahan membangkitkan chi (energi hidup), Kegembiraan merelaksasi chi, Sedih berkepanjangan menghabiskan chi, Kegelisahan membingungkan chi, Ketakutan menyebabkan gangguan pada chi dan Kekhawatiran menyebabkan chi berhenti (stagnan)"
Tubuh sakit Anda perlu untuk membangun dirinya kembali. Sistem kekebalan tubuh Anda perlu melawan sel-sel kanker. Oleh karena itu adalah tugas Anda untuk melestarikan chi Anda dan tidak mencelakai dan membuangnya secara sia-sia.
Kanker payudara adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara. Hal ini terutama menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria.
Anatomi Payudara Wanita
Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara. Mari kita pelajari struktur anatomi payudara normal.
Gambar Anatomi Payudara
Payudara wanita terdiri dari kelenjar yang membuat air susu ibu (disebut lobulus), saluran kecil yang membawa susu dari lobulus ke puting (disebut duktus), lemak dan jaringan ikatnya, pembuluh darah, dan kelenjar getah bening. Sebagian besar kanker payudara bermula pada sel-sel yang melapisi duktus (kanker duktal), beberapa bermula di lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil bermula di jaringan lain.
Sistem Getah Bening
Sistem getah bening adalah salah satu cara utama kanker payudara menyebar. Sel-sel kanker payudara dapat memasuki pembuluh limfe dan mulai tumbuh di kelenjar getah bening. Jika sel-sel kanker payudara telah mencapai pembuluh getah bening di ketiak (node axilaris), tandanya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. Bila ini terjadi maka kemungkinan besar sel-sel kanker juga masuk ke aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi opsi pengobatan kanker dari dokter Anda.
Benjolan Payudara Bukan Kanker
Kebanyakan benjolan yang terjadi pada payudara adalah bukan kanker. Namun demikian, beberapa perlu diteliti dibawah mikroskop untuk memastikan mereka bukan kanker.
Perubahan Fibrokistik
Kebanyakan benjolan di payudara ternyata hanyalah perubahan fibrokistik. Istilah fibrokistik mengacu pada fibro dan kista. Fibrosis adalah pembentukan jaringan parut, sedangkan kista adalah kantung berisi cairan. Perubahan fibrokistik dapat menyebabkan payudara bengkak dan nyeri. Seringkali terjadi sebelum periode menstruasi dimulai. Payudara dapat terasa kenyal dan kadang keluar cairan bening/susu dari puting.
Jenis-jenis Kanker Payudara
Ada banyak jenis kanker payudara, namun beberapa di antaranya sangat langka. Kadang suatu tumor payudara tunggal dapat merupakan perpaduan dari jenis dibawah ini atau campuran antara kanker invasif dan in situ.
Duktal Karsinoma in situ (DCIS): ini adalah tipe kanker payudara non-invasif paling umum. DCIS berarti sel-sel kanker berada di dalam duktus dan belum menyebar keluar dinding duktus ke jaringan payudara disekitarnya.
Sekitar 1 dari 5 kasus baru kanker payudara adalah DCIS. Hampir semua wanita dengan kanker pada tahap awal ini dapat disembuhkan. Sebuah mamografi seringkali adalah cara terbaik untuk deteksi dini DCIS.
Ketika terdiagnosa DCIS, ahli patologi biasanya akan mencari area dari sel-sel kanker yang telah mati, disebut nekrosis tumor dalam sample jaringan. Bila nekrosis ditemukan, maka tumor agaknya lebih bersifat agresif. Istilah comedocarsinoma kadang digunakan untuk menjelaskan DCIS dengan nekrosis.
Lobular karsinoma in situ (LCIS): Meskipun sebenarnya ini bukan kanker, tetapi LCIS kadang digolongkan sebagai tipe kanker payudara non-invasif. Bermula dari kelenjar yang memproduksi air susu, tetapi tidak berkembang melewati dinding lobulus.
Kebanyakan ahli kanker berpendapat bahwa LCIS sendiri sering tidak menjadi kanker invasive, tetapi wanita dengan kondisi ini memiliki resiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker payudara invasive pada payudara yang sama atau berbeda. Untuk itu, mamografi rutin sangat disarankan. Invasif (atau infiltrating) Duktal Karsinoma (IDC): Ini adalah kanker payudara paling umum dijumpai. Bermula dari duktus, menerobos dinding duktus, dan berkembang ke dalam jaringan lemak payudara. Pada titik ini, itu mungkin menyebar (bermetastasis) ke organ tubuh lainnya melalui sistem getah bening dan aliran darah. Sekitar 8 dari 10 kanker payudara invasive adalah jenis ini. Invasif (infiltrating) Lobular Karsinoma (ILC): kanker ini dimulai dalam lobulus. Seperti IDC, ia dapat menyebar (bermetastasis) ke bagian lain dari tubuh. Sekitar 1 dari 10 kanker payudara invasif adalah dari jenis ini. ILC lebih sulit terdeteksi melalui mammogram daripada IDC.
Jenis-jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi
Kanker Payudara Terinflamasi (IBC): Jenis kanker payudara invasif yang jarang terjadi ini, statistiknya adalah sekitar 1-3% dari semua kasus kanker payudara. Biasanya tidak terjadi benjolan tunggal atau tumor. Sebaliknya, IBC membuat kulit payudara terlihat merah dan terasa hangat. Hal ini juga membuat kulit payudara tampak tebal dan mengerut, seperti kulit jeruk. Dokter biasanya baru mengetahui bahwa perubahan ini bukan disebabkan oleh inflamasi/peradangan atau infeksi, tetapi karena sel-sel kanker telah memblokir pembuluh getah bening di kulit. Payudara yang terkena biasanya lebih besar, kenyal, lembek atau gatal. Pada tahap awal, jenis kanker ini kadang salah diartikan sebagai infeksi payudara (mastitis) dan diobati dengan antibiotic. Bila tidak juga membaik, biasanya dokter akan menyarankan biopsy. Karena tidak terjadi benjolan, jenis ini biasanya tidak terdeteksi saat mammogram. Jenis kanker ini biasanya cenderung menyebar dan kelihatannya lebih buruk daripada tipe IBC ataupun ILC.
Penyakit Paget pada Puting: Jenis kanker payudara ini dimulai pada duktus dan menyebar ke kulit puting dan kemudian ke areola (lingkaran gelap di sekeliling putting). Jenis ini jarang terjadi (hanya sekitar 1% dari semua kasus kanker payudara). Tandanya adalah kulit puting dan areola pecah-pecah, bersisik, dan merah, dengan adanya area berdarah. Pasien biasanya melihat adanya area yang seperti terbakar atau gatal.
Penyakit Paget seringkali diasosiasikan dengan DCIS, atau lebih sering IDC. Pengobatannya seringkali memerlukan mastektomi. Jika DCIS hanya ditemukan (tanpa kanker invasif), ketika payudara diangkat, harapan sembuhnya sangat baik.
KANKER SERVIKS
Apa itu Kanker Serviks
Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks.
Kanker serviks terbentuk sangat perlahan. Pertama, beberapa sel berubah dari normal menjadi sel-sel pra-kanker dan kemudian menjadi sel kanker. Ini dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat. Perubahan ini sering disebut displasia. Mereka dapat ditemukan dengan tes Pap Smear dan dapat diobati untuk mencegah terjadinya kanker.
Untuk dapat memahami kanker serviks, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu anatomi rahim wanita.
Anatomi Rahim wanita
Leher rahim (serviks) adalah bagian bawah uterus (rahim). Rahim memiliki 2 bagian. Bagian atas, disebut tubuh rahim, adalah tempat di mana bayi tumbuh. Leher rahim, di bagian bawah, menghubungkan tubuh rahim ke vagina, atau disebut juga jalan lahir.
Gambar organ reproduksi wanita:
Ada 2 jenis utama kanker serviks. Sekitar 8-9 dari 10 jenis yang ada adalah karsinoma sel skuamosa. Di bawah mikroskop, kanker jenis ini terbentuk dari sel-sel seperti sel-sel skuamosa yang menutupi permukaan serviks. Sebagian besar sisanya adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir. Jarang terjadi, kanker serviks memiliki kedua jenis fitur diatas dan disebut karsinoma campuran. Jenis lainnya (seperti melanoma, sarkoma, dan limfoma) yang paling sering terjadi di bagian lain dari tubuh. Jika Anda memiliki kanker serviks, mintalah dokter Anda untuk menjelaskan jenis kanker apa yang Anda miliki.
Berapa banyak wanita terkena kanker serviks ?
Jumlah prevalensi wanita pengidap kanker serviks di Indonesia terbilang cukup besar. Setiap hari, ditemukan 40-45 kasus baru dengan jumlah kematian mencapai 20-25 orang. Sementara jumlah wanita yang berisiko mengidapnya mencapai 48 juta orang. Dokter Laila Nuranna SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Obstetri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar kasus kanker serviks yang terdeteksi di rumah sakit sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati. "Jika kanker ditemukan lebih dini, penanganannya akan lebih mudah dan tingkat harapan hidup lebih besar," katanya saat Diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.
Beberapa peneliti berpikir bahwa kanker serviks non-invasif (yang hanya terjadi di leher rahim ketika ditemukan) adalah sekitar 4 kali lebih umum daripada jenis kanker serviks yang invasif. Ketika ditemukan dan diobati secara dini, kanker serviks seringkali dapat disembuhkan.
Kanker serviks cenderung terjadi pada wanita paruh baya. Kebanyakan kasus ditemukan pada wanita yang dibawah 50 tahun. Ini jarang terjadi pada wanita muda (usia 20 tahunan). Banyak wanita tidak tahu bahwa ketika menjadi tua, mereka masih beresiko terkena kanker serviks. Itulah sebabnya penting bagi wanita lebih tua untuk tetap menjalani tes Pap Smear secara teratur
KANKER OTAK
Apa itu Kanker Otak
Kanker otak adalah keganasan yang terjadi pada jaringan otak manusia.
Untuk dapat memahami kanker otak, maka kita perlu memahami bagaimana system saraf pusat dan otak manusia bekerja.
Anatomi Otak
Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak adalah organ penting yang mengendalikan pikiran, memori, emosi, sentuhan, keterampilan motorik, visi, respirasi, suhu, rasa lapar, dan setiap proses yang mengatur tubuh kita.
Otak dapat dibagi ke dalam otak besar (cerebrum), batang otak (brainstem), dan otak kecil (cerebellum):
Otak Besar (cerebrum):
Cerebrum (supratentorial atau otak depan) terdiri dari belahan otak kanan dan kiri. Fungsi dari cerebrum ini meliputi: inisiasi gerakan, koordinasi gerakan, temperatur, sentuhan, penglihatan, pendengaran, penilaian, penalaran, pemecahan masalah, emosi, dan pembelajaran.
Batang Otak (brainstem):
Batang otak (garis tengah atau bagian tengah otak) termasuk otak tengah, pons, dan medulla. Fungsi daerah ini meliputi: pergerakan mata dan mulut, penyampaian pesan sensorik (panas, nyeri, keras, dll), rasa lapar, respirasi, kesadaran, fungsi jantung, suhu tubuh, gerakan otot tak sadar, bersin, batuk, muntah, dan menelan.
Otak Kecil (cerebellum):
Otak kecil (infratentorial atau otak belakang) terletak di bagian belakang kepala. Fungsinya untuk mengkoordinasi gerakan otot sukarela dan untuk mempertahankan postur tubuh, keseimbangan, dan equilibrium.
Secara lebih spesifik, beberapa bagian lain dari otak adalah sebagai berikut:
Pons: sebuah bagian yang terletak sangat dalam di otak, terletak di brainstem, pons berisi banyak daerah kontrol untuk gerakan mata dan wajah.
Medulla: Bagian terendah dari batang otak, medula adalah bagian yang paling penting dari seluruh otak dan merupakan pusat control jantung dan paru-paru yang sangat penting.
Syaraf tulang belakang: merupakan sekumpulan besar serabut saraf yang terletak di bagian belakang yang memanjang dari dasar otak ke punggung bawah, syaraf tulang belakang ini membawa pesan ke dan dari otak dan seluruh tubuh.
Lobus frontal: bagian terbesar dari otak yang terletak di bagian depan kepala, lobus frontal terlibat dalam karakteristik kepribadian dan gerakan.
Lobus parietal: bagian tengah otak, lobus parietalis membantu seseorang untuk mengidentifikasi objek dan memahami hubungan spasial (dimana tubuh seseorang dibandingkan dengan benda-benda di sekitar orang tersebut). Lobus parietalis juga terlibat dalam interpretasi rasa sakit dan sentuhan pada tubuh.
Lobus oksipital: lobus oksipital adalah bagian belakang otak yang terlibat dengan penglihatan.
Lobus temporal: sisi otak, lobus temporal ini terlibat dalam memori, ucapan, dan indra penciuman.
Kanker Otak
Kanker otak adalah sekumpulan massa sel-sel otak yang tumbuh abnormal, di luar kendali. Sebagian besar kanker otak dapat menyebar melalui jaringan otak, tetapi jarang menyebar ke area lain dari tubuh.
Namun pada kasus tumor otak jinak, saat mereka tumbuh, mereka dapat menghancurkan dan menekan jaringan otak yang normal lainnya, yang dapat berakibat pada kelumpuhan ataupun fatal. Karena itu, dokter lebih suka menggunakan istilah "tumor otak" daripada "kanker otak." Yang menjadi concern utama pada pasien kanker otak maupun tumor otak ini adalah seberapa cepat mereka menyebar melalui bagian otak/ syaraf tulang belakang lainnya dan apakah mereka bisa diangkat dan tidak kambuh lagi.
Kanker Otak dan syaraf tulang belakang pada orang dewasa berbeda dengan pada anak-anak. Mereka sering terbentuk di daerah yang berbeda, berkembang dari tipe sel yang berbeda, dan mungkin pendekatan pengobatannya juga berbeda. Pembahasan ini dikhususkan hanya pada kanker otak dewasa.
KANKER RAHIM
Sampai saat ini, kanker rahim dikenal sebagai "silent killer" karena biasanya sulit terdeteksi hingga stadium lanjut.
Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap:
tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung)
Perasaan ingin buang air kecil terus menerus
Gejala lainnya meliputi:
Gangguan pencernaan yang menetap (gas atau mual)
Perubahan kebiasaan BAB tanpa alasan jelas, seperti sembelit
Kehilangan nafsu makan atau cepat merasa kenyang
Rasa sakit selama hubungan intim (dispareunia)
Lemas & letih lesu yang berkelanjutan
Sakit pada daerah sekitar pinggang/panggul
Perubahan dalam siklus menstruasi
KAPAN HARUS KE DOKTER
Kunjungi dokter Anda jika Anda merasakan gejala perut bengkak, kembung, sakit pada perut/panggul yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu. Jika dokter tidak menemukan diagnosa kanker rahim, pastikan Anda mendapat second opinion. Pasti dokter melakukan pemeriksaan panggul Anda.
Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut untuk mendiagnosa kanker rahim:
Ultrasonografi (USG).
Penanda tumor CA-125. Banyak wanita dengan kanker rahim memiliki kadar CA 125 yang abnormal dalam darah mereka.
CT SCAN atau MRI
Jika tes ini mengarah ke kanker rahim, akan dilakukan operasi (laparaskopi) dimana diambil sayatan kecil di perut dan eksplorasi rongga perut untuk menentukan apakah kanker ada. Jika kanker rahim terkonfirmasi, ahli bedah dan ahli patologi akan mengidentifikasi jenis tumor dan menentukan apakah kanker telah menyebar.
STADIUM KANKER RAHIM
Stadium I. kanker terbatas pada satu atau kedua ovarium.
Stadium II. Kanker telah menyebar ke lokasi lain di panggul, seperti rahim atau saluran tuba.
Stadium III. Kanker telah menyebar ke selaput perut (peritoneum) atau ke kelenjar getah bening dalam perut.
Stadium IV. Kanker ovarium telah menyebar ke organ di luar perut.
Gambar: Kanker Rahim Stadium III
Perawatan kanker rahim biasanya melibatkan kombinasi operasi dan kemoterapi.
OPERASI PEMBEDAHAN
Secara umum, penderita kanker rahim memerlukan pembedahan luas yang mencakup pengangkatan kedua ovarium, saluran tuba dan rahim serta kelenjar getah bening di dekatnya dan lipatan jaringan lemak perut yang dikenal sebagai omentum, di mana kanker rahim sering menyebar.
KEMOTERAPI
Setelah operasi, kemungkinan besar Anda akan menjalani kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa. Rejimen awal untuk kanker rahim mencakup kombinasi carboplatin (Paraplatin) dan paclitaxel (Taxol) disuntikkan ke dalam aliran darah (intravena). Efek samping - termasuk sakit perut, mual dan muntah - mungkin dapat terjadi.
RADIASI
Radiasi biasanya tidak dianggap efektif untuk kanker rahim.
KANKER USUS
Apa itu Kanker Usus
Kanker usus (besar rectum) atau sering disebut kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang terjadi pada jaringan kolon/usus besar atau rektum. Untuk dapat lebih memahami mengenai kanker ini, mari kita pelajari sistem pencernaan manusia normal.
Sistem Pencernaan Manusia
Kanker kolon dan dubur dimulai dalam sistem pencernaan, juga disebut GI (gastrointestinal) sistem (lihat gambar di bawah).
Gambar Sistem Pencernaan Manusia
Sistem pencernaan memproses makanan untuk menghasilkan energi dan bagian terakhir dari system ini (yaitu di kolon/usus besar) menyerap cairan dan membentuk limbah padat (tinja) yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.
Setelah makanan dikunyah dan ditelan, makanan berpindah ke perut. Sebagian makanan dipecah ke dalam bagian-bagian kecil untuk dikirim ke usus halus. Usus halus adalah bagian terpanjang dari sistem pencernaan - sekitar 20 meter.
Usus halus juga menguraikan makanan dan menyerap sebagian besar nutrisi. Usus halus berujung pada usus besar yang panjangnya sekitar 5 meter. Usus besar menyerap air dan nutrisi dari makanan dan juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan limbah (tinja). Tinja ini selanjutnya bergerak dari usus besar ke dalam anus - 6 inci terakhir dari sistem pencernaan. Dari sana limbah keluar dari tubuh melalui lubang yang disebut anus.
Kanker usus besar dan kanker rektum memiliki banyak kesamaan. Kanker usus berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Sebagian besar kanker bermula sebagai polip usus. Polip adenoma ini dapat berkembang menjadi kanker. Mengangkat polip sedini mungkin dapat melindungi Anda dari kemungkinan terkena kanker.
Lebih dari 95% dari kanker usus besar dan rektum adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel yang melapisi bagian dalam usus besar dan rektum.